Rabu, 05 Desember 2012

Singapore Airlines, Raih Gelar Maskapai Terbaik Dunia

Bandara terbaik di dunia diraih oleh Incheon Airport di Korea Selatan Berdasar sebuah survei yang digelar oleh majalah Golobal Traveler dengan melibatkan sekitar 28 ribu pembacanya, masakapai penerbangan Singapore Airlines terpilih sebagai maskapai penerbangan terbaik di dunia. Survei tahunan yang di gelar oleh majalah yang berbasis di Amerika Serikat ini, juga mengungkap beberapa kategori terbaik lainnya. Bandara terbaik di dunia diraih oleh Bandara Incheon di Korea selatan. Seragam Paramugari terbaik diraih oleh maskapai Etihad dan Lounge terbaik di bandara di menangkan oleh Emirates. Pihak majalah Global Traveler sendiri menyatakan, kebanyakan responden memiliki pendapatan sekitar US$400.000 setahun dengan 76% diantaranya biasanya bepergian di kelas bisnis. Seperti dikutip dari laman News, berikut adalah sebagian daftar pemenang yang diberikan oleh majalah Global Traveler. Maskapai Terbaik Dunia: Singapore Airlines Maskapai dengan Kelas Pertama Terbaik: Emirates Maskapai dengan Kelas Bisnis Terbaik: British Airways Maskapai dengan Pramugari Terbaik: Asiana Airlines Maskapai dengan Seragam Terbaik: Etihad Airways Maskapai dengan Makanan Terbaik: Alitalia Bandara Terbaik di Dunia: Incheon, Seoul Hotel Terbaik di Dunia: The Address Downtown Dubai Destinasi Wisata Terbaik: Irlandia Staf Bandara Terbaik : Qatar Airways Hotel Bandara Terbaik : Hyatt Regency Incheon Layanan Wi Fi Terbaik : Boingo Wireless Disadur dari : Infopenerbangan.com

Selasa, 04 Desember 2012

2013 Citilink Akan Tambah 10 Pesawat

PT Citilink Indonesia yang merupakan anak perusahaan dari PT Garuda Indonesia tahun 2013 berencana akan menambah armadanya. “2013 nanti kami akan menambah 10 pesawat baru,” kata Arif Wibowo, Chief Executive Officer PT Citilink Indonesia di Jakarta. Lebih lanjut Arif menjelaskan, 10 unit pesawat baru tersebut berjenis Airbus A 320 yang memiliki 180 seat. “Namun sampai akhir tahun 2012 kami akan mendatangkan empat pesawat A 320,” ujar Arif. Saat ini Citilink memiliki 17 unit pesawat. Dengan penambahan empat pesawat sampai akhir tahun dan 10 pesawat pada 2013, jumlah pesawat Citilink berjumlah 31 unit. Dengan penambahan pesawat tersebut otomatis akan menambah jumlah frekuensi penerbangan Citilink. Saat ini frekuensi penerbangan Citilink sebanyak 90 frekuensi per hari. Sampai akhir tahun akan menjadi 137 frekuensi per hari. “Tahun depan dengan masuknya pesawat baru, frekuensi penerbangan kami meningkat. Per hari akan menjadi 190 frekuensi,”

Boeing Corporation Kembangkan Divisi Baru

Boeing Corporation (BA.N) Senin mengumumkan sebuah divisi baru untuk mengawasi pengembangan pesawat, hal ini dilakukan terkait dengan pengembangan produk jangka panjang. Perusahaan baru yang dikembangkan Boeing menurut berita yang dilansir dari Reuters bernama Scott Fancher, yang diperuntukan bagi program pengembangan pesawat Jet Boeing jet 777 , untuk “pembangunan pesawat” divisi baru ini akan menangani desain dan sertifikasi penerbangan pesawat Boeing MAX 737, dengan Boeing 767 dan 787-9 Tanker, dan Boeing 777-X serta Boeing 787-10X merupakan program yang belum secara resmi dimulai. Langkah ini diambil Boeing untuk meningkatkan produksi pabrik sebesar 25 persen selama 18 bulan ke depan, dan mencoba untuk mengembangkan lima jet derivatif dalam memenuhi permintaan pelanggan yang menginginkan pesawat yang dapat terbang jarak jauh namun hemat bahan bakar.Disamping tetunya dapat bersaing dengan produsen pesawat asal Eropa Airbus. “Keberhasilanl menyeimbangkan produksi dan prioritas pembangunan sangat penting untuk kelangsungan hidup masa depan kita dan sukses dengan pelanggan,” kata Ray Conner, kepala bisnis pesawat komersial Boeing, dalam sebuah pesan kepada karyawan Boeing.Disadur dari : Infopenerbangan.com

Senin, 03 Desember 2012

Penumpang Pemikat Hati Pramugari

Siapa sih pria yang tidak ingin berkenalan dengan pramugari cantik yang tersenyum ramah, saat traveling dengan pesawat terbang? Tapi sebelum itu, pastikan Anda tidak melakukan hal yang dibenci mereka. Situs pencarian wisata Skyscanner.com kembali merilis survei mengenai penumpang yang disuka dan dibenci pramugari. Survei digelar terhadap 700 pramugari dari aneka maskapai di dunia. Catat baik-baik hasilnya, ya! Seperti dilansir News Australia, Selasa (13/12/2012), terungkaplah siapa jenis penumpang yang disukai pramugari. Anda harus menjadi seorang pria berusia 30-tahunan, duduk di kelas ekonomi, pergi sendirian dan sedang berlibur. Jika memenuhi syarat ini, Anda adalah penumpang paling ideal di mata para pramugari cantik ini. Tapi sebaliknya, ada juga penumpang dengan kelakuan yang dibenci pramugari. Jangan lakukan hal-hal berikut ini, jika tidak ingin mendapatkan wajah judes mereka. Yang pertama, jangan menjentikkan jari untuk memanggil pramugari. 26 Persen pramugari membenci kebiasaan menyebalkan ini. Jangan juga buru-buru berdiri saat pesawat baru saja menyentuh landasan, padahal lampu sabuk pengaman belum dimatikan. 13 Persen pramugari juga tidak menyukainya. 11 Persen pramugari membenci kebiasaan buruk yang menjejalkan aneka tas ke kompartemen di atas bangku penumpang. Apalagi kemudian si penumpang mengeluh tidak ada tempat untuk tasnya. Penumpang yang terus berbicara sendiri saat demo keselamatan penerbangan, dibenci 9 persen pramugari. Penumpang yang meminta tambah bantal dan selimut, dibenci 8 persen pramugari. Hal minor lain yang dibenci pramugari antara lain, menjejalkan sampah ke kantung tempat duduk, mengeluhkan AC pesawat yang dingin, dan meminta minuman merk tertentu yang tidak ada di pesawat.

Selasa, 13 November 2012

Sembilan Tahun Sriwijaya Air Mengudara

Maskapai nasional Sriwijaya Air pada 10 November lalu telah memasuki usianya ke 9 tahun. Tentunya, ini merupakan suatu perjalanan yang cukup panjang di industri aviasi tanah air. Si burung besi yang mengusung tema “your flying partner” merayakan puncak acara pada hari ini (12 November 2012) di kantor pusat JL Marsekal Suryadarma Tangerang. Kali ini, 9 tahun ditandai dengan slogan “melayani, mengabdi dan berbagi”. Tiga pilar utama tersebut menjadi pegangan Sriwijaya Air dalam menjalankan roda bisnisnya kedepan. Memasuki sembilan tahun berkiprah di dunia penerbangan, Sriwijaya Air semakin memantapkan visinya untuk menjadi airlines pilihan utama pelanggan di Indonesia, demikian keterangan kepada pers. Melayani sebagai kunci utama dunia jasa penerbangan, menjadi roh bisnis kita untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan, kata Chandra Lie, President Director Sriwijaya Air saat acara Untuk Mengabdi, sebagai bentuk kontribusi nyata Sriwijaya Air kepada bangsa dan negara. “Kami telah mewujudkan prestasi tertinggi untuk rute Jakarta-Malang,”tambahnya. Sementara Berbagi, sebagai tanggungjawab sebagai manusia dan perusahaan secara umum, harus menyisihkan sebagian hasil untuk yang membutuhkan, contohnya terhadap anak yatim.

Kamis, 08 November 2012

Singapore Airlines Langsung Investigasi Koper Agnes Monica

Pihak maskapai Singapore Airlines tidak tinggal diam atas kasus pembobolan koper penyanyi Agnes Monica saat pulang traveling. Singapore Airlines langsung melakukan investigasi. “Begitu Agnes men-tweet, kami langsung tweet balik dan meminta kontak,” kata Manager Public Relations Singapore Airlines Glory Henriette , Rabu (7/11/2012). Menurut Glory, Singapore Airlines meminta kronologi kejadian dan data perjalanan Agnes Monica. Pihak manajemen Agnes pun sudah memberikan data yang diminta kepada Singapore Airlines. Agnes diketahui melakukan penerbangan dari Los Angeles – Singapura – Jakarta. “Kami sekarang langsung melakukan investigasi baik di dalam Singapore Airlines dan pihak bandara,” kata Glory. Glory mengatakan Singapore Airlines menyayangkan kejadian yang menimpa Agnes. Singapore Airlines berharap segera ditemukan titik terang dalam kasus pembobolan koper ini. Sebelumnya, penyanyi multi talenta Agnes Monica mengalami musibah saat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Kopernya dibobol orang tidak bertanggung jawab. Agnes pun mengungkapkan kekecewaannya di Twitter. “Di airport indonesia, kunci koper dibuka dengan paksa. Ini gmana pertanggungjawabannya ya??? Ada 3 koper yang dirusak kuncinya (bukan kunci TSA). Oh my gosh. Jaman skrg, mentalnya kalo masih gini, gmana bisa maju???” kata Agnes

Minggu, 04 November 2012

Pesawat Lion Air JT 761 Berhasil Di Evakuasi

Tepat pukul 18.00 WIB, badan pesawat Lion Air JT-716 yang mengalami insiden di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, berhasil dikeluarkan dari lokasi yang menjadi tempat menancapnya roda-roda pesawat. Sebelum proses evakuasi selesai dilakukan, PT Angkasa Pura II (Persero) menerapkan sistem operasional buka tutup. Keputusan diambil agar seluruh penerbangan dari dan menuju Bandara Supadio tidak terhenti. ”Sistem buka tutup bisa diterapkan, karena dari panjang landasan 2.250 meter, ada 2.100 meter yang tidak terdampak oleh insiden maupun proses evakuasi badan pesawat, dan dapat digunakan untuk lepas landas maupun pendaratan. Istilahnya Take Off Run Available (TORA) untuk lepas landas, atau Landing Distance Available (LDA) untuk pendaratan. Alhamdulillah, saat ini pesawat sudah berhasil dievakuasi,” jelas Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S Sunoko, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/11/2011). Adanya TORA/LDA sepanjang 2.100 meter, lanjutnya, kemudian disampaikan kepada seluruh maskapai dan pilot melalui penerbitan Notice to Airman (NOTAM). Karena itu, beberapa waktu setelah insiden terjadi, bandara tetap membuka pelayanan pendaratan terhadap pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-718 tujuan Jakarta-Pontianak. ”Beberapa waktu setelah kejadian, petugas di lapangan langsung mengukur TORA/LDA yang tersedia. Sehingga, sejak Kamis malam pukul 22.30 WIB, atau sekitar tiga jam setelah insiden, bandara sudah bisa dioperasikan kembali sampai saat ini,” jelas Tri. Pesawat Lion Air jenis Boeing 737-400 beregristrasi PK-LIF, dengan nomor penerbangan JT-716 tujuan Jakarta-Pontianak, mendarat di Bandara Supadio pada Kamis (1/11/2012) pukul 19.39 WIB. Saat pendaratan berlangsung, jarak pandang sejauh 6 kilometer dengan kondisi cuaca slight rain (hujan rintik/gerimis). Sementara, kondisi permukaan (pavement) landasan pacu yang baru saja melakukan overlay (penebalan) pada 2011, tersebut dalam keadaan baik dan bersih dari rubber deposit. Laporan petugas ATC menyebutkan, beberapa menit sebelum Lion Air JT-716 mendarat, tepatnya pada pukul 19.31 WIB, pesawat Sriwijaya SJ-183 dengan jenis pesawat yang sama, Boeing 737-400 yang juga tujuan Jakarta-Pontianak, mendarat mulus tanpa hambatan. Petugas menyebutkan, saat mendarat, roda pesawat Lion Air JT-716 yang mengangkut 166 penumpang, tepat menyentuh touch down zone di Runway 33. Hasil pemantauan dari lokasi kejadian, ditemukan jejak pengereman panjang dari roda bagian kanan pesawat. Jejak tersebut sedianya akan dijadikan sebagai salah satu petunjuk, untuk mengetahui mengapa pesawat bisa mengalami overrun dengan posisi berbalik arah 360 derajat. Posisi terakhir pesawat berada di atas tanah di sebelah kiri landasan pacu, dengan roda depan dan kanan menancap pada tanah, serta roda kiri masih berada di atas aspal landasan pacu. ”Penyelidikan masih dilakukan oleh investigator dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), untuk mengetahui penyebab pasti insiden ini. Untuk mempercepat evakuasi, saya telah mengutus petugas AP II dari kantor pusat maupun Bandara Soekarno-Hatta ke Pontianak, dengan membawa peralatan,” papar Tri. Akibat kejadian tersebut, sejumlah bagian pesawat mengalami kerusakan, di antaranya pada mesin bagian kanan dan badan bagian bawah ekor pesawat, yang diduga sempat menyentuh aspal landasan ketika berputar. Sementara, proses evakuasi untuk mengeluarkan pesawat yang menancap di tanah masih dilakukan oleh pihak Lion Air, yang bekerja sama dengan petugas Angkasa Pura II.